#美少女#TS#コンビニバイト
父親が美少女になってしまって色々ツラい

パパ、美少女になる

3,594
Tanggal posting: 2024.09.14

Deskripsi karya

ある日竜也の部屋に入ってきた美少女…はなんと仕事をクビになったショックで変わり果てた姿になった父だった!! 全てを失った(?)父を前に困惑しつつも、距離のあった親子関係に少しずつ変化が??? お父さんがお母さんで息子がお父さんに?いやいや親友がお義父さんで、お父さんが親友に…? SNSで「生理的に無理」とか言われながらも、案外ちゃんと父子モノになってて心温まってしまう新感覚TSコメディ!!!

Komentar

0

Dialog dalam karya ini

Halaman 1

  • Ayahku dulu adalah eksekutif di perusahaan besar dan sangat keras padaku...
  • Hei TATSUYA! Apa ini nilai-nilai di rapormu? Belajar sana!!
  • Bahkan setelah gagal ujian masuk SMA...!! Kamu harus berusaha lebih keras atau kamu tidak akan bisa bersaing dengan yang lain.
  • Kamu mau jadi pengangguran? Kalau begini terus, kamu tidak akan bisa dapat pekerjaan dan jadi pecundang!
  • Anak-anak eksekutif lain semua berprestasi, hanya kita yang seperti ini!! Memalukan sekali...
  • Maaf...

Halaman 2

  • Whoa, siapa kamu!?
  • Heh, jadi sekarang kamu anggap ayahmu yang pengangguran ini orang asing?
  • Ayah!? Apa!?
  • Ayah... dipecat dari pekerjaannya.
  • Bukan itu masalahnya, lihat cermin dulu!
  • Oh, ini... karena shock dipecat... Eh, apa maksudmu dengan "bukan itu masalahnya"!?
  • Eh!?

Halaman 3

  • Ayahku adalah seorang yang sangat berdedikasi, bahkan mengenakan setelan kerja hingga sebelum tidur...
  • TATSUYA!! Daripada tidur siang, lebih baik kamu baca buku!
  • Sementara kamu bermalas-malasan, orang-orang yang lebih pintar terus belajar dan mengasah kemampuan mereka.
  • Kesenjangan akan terus melebar dan tidak akan pernah bisa kamu tutup.
  • Jangan harap aku akan menolongmu kalau nanti kamu menyesal!

Halaman 4

  • Dan sekarang, lihatlah apa yang terjadi...
  • Sudah jam segini... Aku tidur seharian lagi.
  • Aku pulan... eh!?
  • Ugh TATSUYA... Jangan marah, ya.
  • Aku tahu ini bukan saatnya untuk merajuk.
  • Bukan itu maksudku!
  • Ya, aku mengerti... Aku memang gagal sebagai ayah.
  • Kalau begini terus, aku tidak akan pernah bisa berubah.
  • TATSUYA... tolong pukul aku, sekeras yang kamu bisa.
  • Tidak, tidak, tidak, pakai baju yang lebih pantas dulu!!

Halaman 5

  • Ayahku dulu adalah orang yang selalu merasa lebih baik dariku.
  • TATSUYA! Kalau kamu laki-laki, buktikan kalau kamu bisa mandiri!
  • Tapi dengan nilai sepertimu, itu pasti mustahil!!
  • Tidak, gara-gara kamu aku tidak pernah merasa nyaman tinggal di rumah ini.

Halaman 6

  • Dan sekarang, lihatlah keadaannya...
  • Siapa sangka kita harus pindah ke apartemen sekecil ini...
  • Bahkan membayar sewa apartemen ini saja mungkin sulit.
  • Maafkan aku, TATSUYA...
  • Tidak apa-apa, aku bisa kerja paruh waktu...
  • A...apa kamu yakin, TATSUYA?
  • Sebenarnya, aku lebih nyaman di sini.

Halaman 7

  • Ayahku selalu merasa lebih baik dalam segala hal.
  • TATSUYA, belajarlah untuk mengerti rasa minuman keras!
  • Aku hanya minum anggur vintage dari Prancis.
  • Aku tidak tahu dan juga tidak peduli.

Halaman 8

  • Bukannya kamu cuma minum yang dari Prancis?
  • Lagipula, apa tidak apa-apa minum alkohol dengan tubuh seperti itu?
  • Setelah itu, menjaganya jadi sangat merepotkan.

Halaman 9

  • Karena ayah tidak bisa bekerja lagi,
  • Lihat, kan? Kamu belum makan apa-apa sejak kemarin, kan?
  • Uh...
  • Karena... orang yang tidak bekerja tidak boleh makan...
  • Yah, kalau kamu pasang muka seperti itu, jadi canggung, tahu.
  • Kalau begitu beri aku pekerjaan! Aku akan melakukan apa saja!

Halaman 10

  • Hah... tak kusangka aku harus makan gratis...
  • Apalagi menerima bantuan dari anakku sendiri...
  • Kenapa sekarang? Padahal kemarin kamu bilang ingin dipukul.
  • Ah... saat itu aku terkejut karena dikhianati teman seperjuangan...
  • Aku nggak terlalu paham, tapi setidaknya kamu sudah cukup pulih untuk mengeluh... mungkin?

Halaman 11

  • Karena dada ayah sering terlihat...
  • Ta... Tatsuya...? Kenapa mendadak beli pakaian dalam wanita...?
  • Aku juga nggak tahu, tapi rasanya kurang pantas...
  • Kau! Berani-beraninya bilang ayahmu tidak pantas!
  • Memang nggak pantas! Banyak yang terlihat, tahu...!
  • Na... Tatsuya, kamu...

Halaman 12

  • Sungguh... ada-ada saja memikirkan tubuh ayahnya sendiri.
  • Aku nggak memikirkannya! Jangan ganti baju di sini!!
  • Tapi kamu memikirkannya, kan? Ini satu-satunya ruangan.
  • Apa? Menyusun bentuk dada dari bawah ketiak?
  • Ugh! A... Aku mau jalan-jalan, ganti baju dulu ya!

Halaman 13

  • Karena pakaian ayah yang seperti itu,
  • Kenapa, Tatsuya? Kamu memikirkanku lagi?
  • Bukan, maksudku, secara umum pakaianmu itu aneh!
  • Aku nggak mungkin memikirkanmu! Kamu ayah kandungku!?
  • Itu pilihan paling nggak masuk akal di seluruh umat manusia!!

Halaman 14

  • Ta... tak perlu sampai berkata begitu juga.
  • Eh...? Kenapa jadi sedih begitu?
  • Kamu kan bilang ingin diberi pekerjaan.
  • Kalau begitu, kamu nggak bisa keluar, kan? Lagipula belum ada tanda-tanda kembali normal...
  • Aku akan belikan baju, jadi carilah pekerjaan sendiri.
  • Oh, jadi ini semacam investasi awal.

Halaman 15

  • Bagaimana, Tatsuya! Dengan ini, aku bisa jalan-jalan di luar, kan?
  • Pastikan simpan kuitansinya! Aku selalu membayar kembali hutangku.
  • O... oke, bayar lebih ya?
  • Biaya baju, makan, dan sewa... mengingatkanku pada masa-masa awal karirku.
  • Tentu saja, aku akan membayar seratus kali lipat.
  • Ibu yang pergi pasti akan tertawa melihat ini.
  • Benarkah?
  • Mungkin saja...

Halaman 16

  • Saat membeli baju untuk ayah yang berubah jadi gadis cantik, aku bertemu teman sekelas.
  • Pacar!? Bukan, bukan!
  • Dia... sepupuku. Ada alasan kenapa dia tinggal di sini.
  • Hah!? Aku sama sekali nggak senang! Dia juga nggak kerja...
  • Dia cuma numpang tinggal, bikin repot saja!

Halaman 17

  • Tatsuya... jadi kau memang berpikir seperti itu?
  • Eh?... ah tidak.
  • Seorang ayah yang tidak bisa memenuhi tugasnya tidak ada artinya. Aku juga berpikir begitu.
  • Apa? Tidak, aku tidak bilang begitu...
  • Tidak, ini kenyataan yang harus kuhadapi.

Halaman 18

  • Aku... justru tidak suka sikapmu yang seperti itu!
  • Kalau hanya mengurus dengan rasa kewajiban, lebih baik biarkan saja.
  • Kau bilang demi keluarga, tapi kau tidak pernah pulang...
  • Tunggu... Tatsuya?
  • Ah tidak... sial... bukan apa-apa.
  • Bersambung