やしろあず記~わんこ~【やしろあずきマンガ日記集】
25
Tanggal posting: 2025.12.02

Deskripsi karya

やしろあずきがインターネットで描いている漫画をまとめてこう…こうしてこうやってまとめたお得なまとめ本です!

Komentar

0

Dialog dalam karya ini

Halaman 1

  • Kisah tentang Keluarga Baru
  • 30 Januari, saat pekerjaan dan deadline menumpuk, anggota keluarga kami bertambah.
  • Namanya jadi "Kegelapan"?
  • Namanya diputuskan "Kinako".
  • Kinako
  • Ibuku dan editor yang bertugas mencoba mengajarinya jurus pamungkas.
  • Dengar baik-baik, langsung gigit arteri karotisnya... begini, GABT!!
  • Pakai "Kill", Kinako!! Serang dengan "Kill"!!
  • NENEK GILA...! Kenapa editor juga ada di sini?!

Halaman 2

  • Para follower yang keras kepala tidak mau memanggilnya dengan nama yang benar.
  • FOLLOWER SIALAN! SUDAH KUBILANG NAMANYA KINAKO!
  • Balasan untuk: @yashi09
  • Sudah datang, ya! Raphael!
  • 46 menit
  • A, Ultima Weapon...!!!
  • Dark the Dog-chan!
  • Memang banyak lika-likunya, tapi kami akan merawatnya dengan baik dan penuh kasih sayang, mohon dukungannya, ya!!
  • Omong-omong, dia menunjukkan permusuhan yang luar biasa terhadap kerucut lalu lintas!!

Halaman 3

  • Hubungan Kinako dan Kerucut
  • Anjing kesayanganku, Kinako, sudah bisa buang air di toilet dalam beberapa hari setelah datang ke rumah.
  • Wah, Kinako memang pintar, ya... Tidak ada lagi yang perlu diajarkan...
  • Senang sekali tidak perlu pusing soal buang air kecil!!
  • Dia anak pintar yang tidak pernah buang air kecil sembarangan.
  • Dia tidak akan pernah buang air kecil di tempat aneh...
  • A... AAAAAAAAAAAAAAAH, KINAKOOOOOOO!

Halaman 4

  • Omong-omong, dia juga tidak pernah menggigit bantal atau kabel.
  • Sebentar lagi dia sudah bisa dikeluarkan dari kandang, nih.
  • Beda jauh denganmu yang masih ngompol sampai SMA!! Bwahaha.
  • Jangan bahas itu.
  • Tapi dia benar-benar anak yang kalem, tidak menggigit sofa di rumah...
  • UWAAAAAAAAAAAAAAH, KINAKO, JANGAAAN!

Halaman 5

  • Baru beberapa hari di sini, dia sudah paham siapa "musuh" tuannya... Makhluk ini... bukan anjing biasa...
  • GUK GUK GUK GUK
  • GYAOOO
  • Serangannya seolah-olah dia punya dendam dari kehidupan sebelumnya...!! Lagipula, tuanmu itu Kinako, tahu!! Bukan sebaliknya!!
  • Kenapa?
  • Ini adalah jagung.

Halaman 6

  • Nama Kinako
  • Termasuk para follower yang kebetulan kutemui saat mengajak Kinako jalan-jalan.
  • Waah~ Relik suci, Holy Dog!!
  • Dark Dog-chan imut sekali.
  • Kinako!!
  • Orang yang memanggil Kinako dengan nama yang benar sangatlah langka.
  • Bahkan di acara tanda tangan...
  • Permisi, tolong gambar Death Dog!!
  • Siap, laksanakan~!

Halaman 7

  • Silakan!! Sudah kugambar, lho~
  • Eh, tunggu sebentar... Ini bukan gambar Kinako yang biasa Anda gambar di manga, kan?!
  • Death Dog yang digambar sebenarnya.
  • Anda bilang Death Dog, jadi saya gambar Death Dog. Tidak ada yang salah, kan~~!!
  • ANJINGKU ITU KINAKO~~!!
  • Tentu saja, aku juga menggambar Kinako dengan benar.

Halaman 8

  • Kasus Mainan Aneh Kinako
  • Saat aku mencari mainan di toko tempat aku menjemput Kinako.
  • Aku menemukan "itu".
  • Mainan anjing.
  • Utamakan Keselamatan
  • Apa ini, harus kubeli.
  • Beberapa hari kemudian, saat ada tamu datang ke rumah.
  • Sebenarnya hari ini aku punya oleh-oleh untuk Kinako-chan, lho~
  • Mungkin dia bakal kaget... Tunggu saja~
  • Apa itu?
  • Oh?! Apa, ya...?

Halaman 9

  • Utamakan Keselamatan
  • Utamakan Keselamatan
  • Saat ada tamu lain datang.
  • Aku bawakan mainan untuk Kinako, lho.
  • Ooh~
  • Aku menemukan mainan yang keren banget... Kamu pasti suka ini!! Lihat, nih!!

Halaman 10

  • Kisahku, Kinako, dan "Titik Vital"
  • Kinako suka mainan berbentuk tali.
  • Ooh~ bagus, bagus, mau main, Kinako~?
  • Bagus, bagus, Kinako...
  • Kinako, itu jangan, GGUAAH!

Halaman 11

  • ? Untungnya yang tadi itu...
  • ↓Si Nenek datang bermain.
  • Kulempar, ya~!!
  • ...
  • Ini dia!
  • AAAAAAAAAAAAAA, NENEK GILA...!

Halaman 12

  • Kamu... seriusan kamu...!!
  • 2 COMBO!!
  • Tamat sebagai pria.

Halaman 13

  • Kinako, Jalan-Jalan untuk Pertama Kalinya
  • Anjing kesayanganku, Kinako, baru-baru ini debut jalan-jalan.
  • Harus dibiasakan pelan-pelan, ya~
  • Seperti yang kuduga, awalnya dia agak takut dengan dunia luar dan tidak mau jalan.
  • Hmm... kalau aku letakkan benda atau mainan yang sering dia lihat di rumah, dia akan berjalan ke arah itu dengan tenang, jadi aku bisa membiasakannya dengan cara itu... ya...
  • Begitu, ya... Uwa! Kinako, ada apa?

Halaman 14

  • A... Apa...!? Tiba-tiba jadi semangat...
  • Apa kamu menemukan sesuatu yang membuatmu tenang, Kinako!?
  • Kerucut Lalu Lintas Liar
  • A... Apa yang membuatnya merasa setenang itu...
  • Apa yang kamu temukan... Ah...

Halaman 15

  • Aaaah... begitu rupanya...
  • Maaf, ya...
  • ◇Karena di rumah banyak, jadi terbiasa, ya...
  • Terbiasa melihat kerucut.

Halaman 16

  • Kinako, Mendapatkan Senjata
  • Ada pedang yang dikirim ke rumah.
  • Keren.
  • Mau kasih aku?
  • Whoa... tapi kalau Kinako menjadikannya mainan, bisa berbahaya. Harus kutaruh di tempat yang tidak terjangkau...
  • Ah, gawat. Langsung diambil.
  • Hei, tidak boleh. Kembalikan, sini.
  • Ah... apa itu? Paket?!

Halaman 17

  • Yashiro-san, tolong! Dark Dog mau menyerang...!!
  • Itu cuma mainan, jadi tidak apa-apa. Lagipula namanya Kinako.
  • AAAAAAAH, Dark Dog menakutkan!
  • Dia pikir aku akhirnya menggunakan anjing untuk menghabisinya.
  • Kinako
  • Kinako yang telah dilengkapi senjata.

Halaman 18

  • Permisi~ paket~ Sayangnya hari ini bukan kerucut lalu lintas...
  • Ah, hei, Kinako, tunggu.
  • Paket... biasa...? Eh?
  • Kinako!! Tunggu!!
  • UWAAAAAAAH! Ada anjing bawa-bawa belati!
  • Seram... Ja... jangan-jangan aku akan dibunuh...!!
  • Sudut pandang abang kurir.

Halaman 19

  • Kisah Pelatihan Kinako dan Si Nenek
  • Anjing kesayanganku, Kinako, belum genap 1 tahun tapi sudah sangat pintar.
  • Duduk!!
  • Sini tangannya!!
  • Nih.
  • Aaaah~~~~~ imut sekali yaaa~~~~~!
  • Jadi begitulah, dia anjing yang sangat pintar, jadi tolong jaga dia baik-baik!!
  • Serahkan padaku!!
  • Kalau begitu, aku mau belanja sebentar ke bawah, kalian berdua main saja, ya!!
  • Selama aku di Taiwan, ibuku yang menjaga Kinako di rumah.

Halaman 20

  • Pulang dari Belanja
  • Aku pulang... Hm?
  • Kenapa kalian bisik-bisik...?
  • "Kerucut"... Kinako... Kamu tahu "Kerucut"...?
  • Ya... ini dia... "Kerucut"... anak pintar...
  • Kalau lihat "Kerucut", langsung lompat... OK, pintar, pintar, ya... "Kerucut", Kinako...

Halaman 21

  • JANGAN AJARI DIA JURUS ANEH-ANEH!
  • Ketahuan, ya!! Kinako, arteri karotis!! Maju!!
  • GRRRRRRRR

Halaman 22

  • Musuh" Bersamaku dan Kinako
  • Anjing kesayanganku, Kinako, sudah akrab dengan abang kurir yang datang hampir setiap hari.
  • HEI.
  • Oh~ Kinako~ Hari ini paket biasa, lho~
  • Ya, halo~
  • Tetapi...
  • Yo~ Hari ini bawa "itu", lho.
  • GUK GUK GUK GWAAAK GRRRRRR GUK GUK OOOOH

Halaman 23

  • Permisi... Hari ini bawa oleh-oleh, nih. Mungkin ada camilan untuk Kinako juga, lho...
  • Oh... Kinako, asyik, ya.
  • Wih... Hari ini bawa kerucut lalu lintas...
  • GUK GUK GUK GUK GUK GUK GUK
  • Uwah! Seram! Apa ini, monster panggilan?
  • GRAZIEEE GRRRRR GRRRRR DESUKA A

Halaman 24

  • Entah kenapa dia jadi marah sekali hanya karena aku membawa kerucut.
  • Dia dilatih dengan keras, ya.
  • UGAGAA GRRRRR
  • GRRRRRRRR SYII
  • Tidak... kami tidak pernah melatihnya seperti itu...
  • GRRRROOOK DESTROYGAAA

Halaman 25

  • "Tingkat Ketenaran" Kinako
  • Saat jalan-jalan dengan Kinako.
  • AAAAAAAH!
  • Keren... Poodle itu mirip sekali dengan anjingnya Yashiro Azuki!!
  • Kinako!
  • Kinako!
  • Oh... benar juga.

Halaman 26

  • Aku baru saja lihat di Twitter, lho.
  • Kinako!
  • Kinako!
  • Lucu juga, ya, kebetulan seperti ini.
  • Harusnya tadi kufoto dan kubalas tweet-nya, ya.
  • Kinako.
  • Kinako!
  • Iya juga, ya... atau lebih tepatnya...

Halaman 27

  • Pemiliknya juga mirip Yashiro Azuki, lumayan lucu, ya.
  • Kinako.
  • ITU MEMANG AKU, TAHU!
  • ◆Wah~ Kinako memang yang terbaik~~!! Benar-benar Kinako~~!! Anjing paling imut di dunia~~~~~~!!

Halaman 28

  • Kinako, Kabur
  • Kinako masih kecil, jadi setiap kali aku pergi, dia selalu dimasukkan ke dalam kandang.
  • Dia sudah 1 tahun, sepertinya sudah waktunya dibebaskan.
  • Beberapa hari yang lalu, saat aku sedang di luar, aku melihat kamera di rumah...
  • Kinako lagi tidur, ya?
  • Ah, dia kabur.

Halaman 29

  • Gawat, pintunya tidak tertutup rapat...?! Ibu, sini sebentar.
  • Ada apa? Maling?
  • Bukan maling!! Kinako kabur, tahu!!
  • Coba lihat ini, pintunya terbuka... terbuka...
  • Memang terbuka, tapi dia kembali ke dalam kandang.

Halaman 30

  • Kenapa...!? Kenapa dia kembali... Lagipula, kenapa posenya tegak sekali, hah...!?
  • Jangan-jangan dia tahu dari suara kamera yang menyala, dan sengaja masuk lagi supaya tidak dimarahi...!? Tidak, tidak mungkin...
  • Setelah Pulang
  • Tuh, kan, pintunya terbuka... Dia benar-benar keluar, tahu.
  • Diam!! Mau kuantar ke rumah sakit!! Rumah sakit jiwa!!
  • Apa itu?

Halaman 31

  • Bukan begitu!! Lagipula, Kinako tempo hari juga berbuat iseng...
  • dan itu sakit!
  • Saat itu, aku yakin.
  • Bahwa anjing ini sangat pintar.
  • Sejak hari itu, Kinako jadi selalu boleh keluar dari kandangnya!!

Halaman 32

  • Kamu lihat, 'kan?

Halaman 33

  • Kinako, Pergi ke Dokter Hewan
  • Kinako, untuk vaksinasi ketiga.
  • Lalu, bersihkan bagian dalam telinganya seperti ini...
  • Begitu, ya... Apa ada hal lain yang perlu diperhatikan?
  • Untuk dokter hewan pertama kami!!
  • Eh... hal yang perlu diwaspadai... mungkin kerucut lalu lintas?
  • Yang mainan tidak apa-apa, tapi yang plastik serpihannya bisa tertelan, jadi jangan biarkan dia main sendirian, ya.
  • APA KATANYA?!

Halaman 34

  • Lalu, yang ukuran kecil juga bisa tertelan, jadi hati-hati. Lagipula, apa dia tidak langsung marah begitu dengar kata 'kerucut'?
  • Kinako, niat membunuhnya sudah siap!!
  • Begitu, ya... Jadi, bagaimana dengan kerucut di kamar atau yang ukuran mini, ya...
  • Ukuran mini
  • Mana kutahu... Rumah orang normal tidak dikirimi kerucut.
  • Kisah tentang bagaimana dokter hewan tahu banyak hal (sepertinya istrinya penggemar).
  • Iya juga, ya.

Halaman 35

  • Kinako, Latihan Buang Air
  • Saat Kinako baru beberapa minggu di rumah.
  • Kinako, ayo, tenang.
  • Cepat sekali, ya!! Dia anjing super!
  • Yah, dia baru saja datang, jadi masih lama sampai bisa tenang dan tidur bersama...
  • UWAAAAH! Semuanya, lihat, lihat!

Halaman 36

  • Lihat, lihat, lihat! Dia naik! Dia naik ke atasku!
  • Uwaaah~~~ hangat! Mantap~~!
  • Hei, lihat ini, bagus, kan?! Lihat!! Aku bahagia sekali~~!!
  • Iya, kamu sangat disukai~~~

Halaman 37

  • Mantap...

Halaman 38

  • Tamat

Halaman 39

  • Kinako, Bone Attack
  • Saat pekerjaanku menumpuk,
  • seumur hidupku aku selalu lari dari hal-hal yang tidak kusukai!
  • Ah, hei!
  • Aku punya kebiasaan lari.
  • Tapi suatu hari, tepat setelah aku lari,
  • ...Oke, Kinako. Bone Attack.
  • Eh...? Apa itu?
  • Siap.

Halaman 40

  • Apa-apaan ini, HOGUHH!
  • A... Apa... Sial... Jurus apa ini...
  • Fufu... berhasil, ya.

Halaman 41

  • Sebenarnya, untuk menghentikanmu kabur, aku mengorbankan diriku di malam hari untuk melatihnya jurus baru...
  • Bone Attack.
  • OK, OK, anak pintar.
  • Apa-apaan yang kalian lakukan?!
  • Tapi, kalau dia sudah belajar jurus itu, berarti aku juga bisa menggunakannya pada istriku...!!
  • Maju, Kinako! Bone Attack!

Halaman 42

  • KENAPA
  • Aku yang terkena Bone Attack Kinako.

Halaman 43

  • Tragedi yang Terjadi di Rumah Bersama Kinako
  • Entah kenapa aku menginjak kotoran di dalam rumah.
  • AAAAAAAAAAAAAAAAAAH!
  • Kenapa... Bukannya Kinako sudah jago buang air di toilet... Ah!!
  • Ini dia...
  • Jangan-jangan kotoran yang tersisa sedikit di pantatnya jatuh.

Halaman 44

  • Sial... tidak kusangka aku menginjak kotoran di rumah sendiri...
  • Ibu datang main, lho!!
  • Hngh?!
  • WAAAAAAH! Ibu menginjak kotoran!
  • GYAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!

Halaman 45

  • Maaf sudah tertawa...
  • Tapi aku kaget juga, ya.
  • Menginjak kotoran di dalam rumah.
  • Aku pulang~~
  • Istri
  • Ah, Ibu mertua, halo~!!

Halaman 46

  • Injak...
  • Injak...
  • Injak...
  • Wah, apa ini?
  • Bahaya... Kotoran Kinako?!

Halaman 47

  • APA-APAAN INI, INJAK DOOONG!
  • Apa begitu kelakuan menantu keluarga Yashiro?!
  • Dasar keluarga sialan, sama seperti kotorannya!!
  • Apa?!
  • Aku salah apa?

Halaman 48

  • Kinako dan Senjata Baru
  • Anjing kesayanganku, Kinako,
  • kadang-kadang memakai pedang.
  • Keren, kan?
  • Sword Dog.
  • Tapi karena bahannya berbahaya kalau dimakan, aku sudah menyitanya.
  • Sini, berikan padaku, ya...
  • Matilah aku.

Halaman 49

  • Suatu hari...
  • Ada kiriman lagi dari follower... Apa, ya...
  • ...!? Ini...
  • Beberapa jam kemudian
  • Permisi!! Yashiro-san!!
  • Kerucutnya sudah datang! Fufufufu... Hm?

Halaman 50

  • Ah... Anjingnya...!
  • Ada anjing bawa pedang besar datang ke sini, Yashiro-san...!
  • Uwah... UWAAAAAAAAAAH, YASHIRO-SAN...!
  • AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH

Halaman 51

  • Terima kasih untuk yang sudah mengirimkan pedang untuk anjing.
  • Uwaaaah, gagangnya kena mata.
  • Bisa dipakai...
  • Tolong, aku akan bawa pulang kerucutnya, akan kusimpan di rumahku.

Halaman 52

  • ↑Mode Bertarung
  • ←Mode Normal