#即オチ2コマ劇場
自宅を不良女子に占領された話

第一話

11
Tanggal posting: 2026.08.29

Deskripsi karya

Komentar

0

Dialog dalam karya ini

Halaman 1

  • Aku punya rahasia yang tak kuberitahukan pada siapa pun.
  • Yaitu...
  • Jendela kamarku kebetulan menghadap ke halaman sekolah.
  • Karena itulah, aku bisa bersantai sendirian di kamarku saat jam istirahat.
  • Kehidupan SMA-ku bukan lagi sekadar di pihak pemenang, tapi sudah dalam kondisi Menang Pasti...
  • ...Seharusnya.

Halaman 2

  • Sampai aku ditemukan oleh gadis berandalan sekelasku...
  • Berandalan tercepat dalam Skorsing RTA, yang membuat onar di hari pengumuman kelulusan. Asahina Asahi.
  • Apa? Mau isap juga?
  • Maaf.

Halaman 3

  • Semua ini berawal beberapa menit yang lalu...
  • Saat aku hendak masuk ke kamarku di jam istirahat seperti biasa.
  • Aku malah ketahuan olehnya yang sedang merokok sembunyi-sembunyi...
  • Woi, gue aus nih, ada minum nggak?
  • Nanti gue nggak bakal ngadu soal tempat ini, deh.
  • Seenaknya saja masuk ke rumah orang seperti pahlawan di RPG...
  • Kau tahu ini di mana, hah?
  • Ini rumahku... hanya dengan satu kata dariku, aku bisa menuntutmu atas tuduhan masuk tanpa izin, tahu!
  • Tapi, yah... kali ini saja kumaafkan...
  • Hm. Taruh saja di situ.

Halaman 4

  • Permisi, Komoru
  • Dan lagi...
  • Di wastafel nggak ada pembersih makeup, nih. Rumah macam apa ini?
  • Dia malah memanggil temannya juga...
  • Abiru Rei, yang telah melakukan segala macam pelanggaran penampilan, dan surat permintaan maaf yang ia tulis bisa setebal satu novel.

Halaman 5

  • Komoru itu apa?
  • Soalnya dia kan 'Komoru-kun', si cowok yang ngurung diri di gedung.
  • Oh, baru tahu.
  • Masuk ke rumah orang yang tidak dikenal... itu lebih menakutkan daripada jadi berandalan.
  • Ah, sudahlah.
  • Nanti aku kirim satu set lengkap ke alamat ini, kau terima, ya.
  • Dia kan bukan pacarmu yang tinggal serumah.
  • Ah, reaksimu datar banget, nggak seru.
  • Bosen nih, cari majalah porno, ah.
  • Lah, bukannya anak zaman sekarang pakainya yang elektronik?
  • Ahaha! Sama kayak Asahi, dong.
  • Hah?
  • Maksudmu rokok elektronik dan buku elektronik...?

Halaman 6

  • Duh, berisik banget sih.
  • Diam.
  • Nanti nggak bisa tidur nyenyak.
  • Woi, jangan tidur nyenyak di jam istirahat, dong.
  • Ngantuk...
  • Izayoi Konoka, sang Ratu Bolos, yang selalu ada saat absen pagi, tapi sudah menghilang di jam pelajaran pertama.

Halaman 7

  • Aah... sofaku jadi wangi perempuan...
  • Ah, kasurnya kosong.
  • Hmm... masih hangat...
  • Pelakunya ada di dekat sini.
  • Dia tidur sambil bergaya seperti detektif...
  • Oh, nemu game! Konoka, mau main bareng?
  • Eeh, tapi aku ngantuk.
  • Baterai gawainku habis, pinjam stopkontak, ya.
  • Surga pribadiku sedang diinvasi...

Halaman 8

  • Kalau begini terus, rumahku akan jadi markas para berandalan...

Halaman 9

  • Tidak, jangan menyerah... ini kan rumahku...
  • Di sekolah, aku memang hampir tidak pernah bisa mengatakan apa yang ingin kukatakan, tapi...
  • Setidaknya di rumah sendiri, jujurlah pada dirimu...!
  • Tolong, sudah cukup!
  • I...
  • Kamar ini adalah satu-satunya tempatku...!
  • Kumohon, keluarlah!!
  • Eh? Apa kau tidak suka, ya?
  • Kalau memang begitu, harusnya kau bilang, dong.
  • Lho, ternyata dia bisa diajak bicara baik-baik.
  • Ya sudahlah.

Halaman 10

  • Nah, dengan ini, maafin gue, ya.

Halaman 11

  • ! Bau... manis apa ini...
  • Apa wangi perempuan semanis ini, ya...
  • Heh, ini bukan P-katsu, ya. Mana bisa gue maafin cuma gara-gara gitu doang.
  • Segitunya pengen ngecas rokokmu, dasar pecandu nikotin.
  • Berisik! Cuma ini yang kepikiran sama gue!
  • Lagipula ini 'kan Flavor Stick, jadi nggak ada nikotinnya!
  • Lho?
  • Woi.
  • Mati.
  • Ah, jempolnya berdiri.
  • Jangan bilang 'berdiri'!
  • Ini artinya dia memaafkan kita, kan?
  • Sial... bodohnya aku...