Deskripsi karya
Dialog dalam karya ini
Halaman 1
- Suatu hari, seorang wanita yang tidak kukenal datang ke rumahku...
Halaman 2
- Saya Busujima dari ONIZUKA Finance.
- Seperti yang dijanjikan, saya datang untuk menagih utang.
- ...Tapi ngomong sama bocah kecil kayak kamu juga percuma.
- Apa? Orangtuamu nggak ada sekarang?
- Tsk.
- Aku akan datang lagi, jadi bersiaplah.
- Utang tersisa: 5 juta yen
Halaman 3
- Wanita itu datang lagi...
Halaman 4
- Kita bertemu lagi, bocah.
- Apa? Hari ini juga orangtuamu nggak ada?
- Orangtuamu meninggalkan anak kecil, benar-benar nggak bertanggung jawab.
- Kamu lapar?
- Makan onigiri ini.
- Tapi ini juga akan ditambahkan ke utangmu.
- Aku akan cari barang berharga di rumahmu.
- Utang tersisa: 5.000.140 yen (+140 yen onigiri)
Halaman 5
- #3
- Wanita itu masuk ke rumahku...
Halaman 6
- Rumahmu nggak ada barang berharga, ya.
- Orangtuamu juga nggak pulang.
- Kesabaranku juga ada batasnya, tahu.
- Ayo, ikut aku sebentar.
- Tenang, aku nggak akan melakukan hal buruk.
- Utang tersisa: 4.999.551 yen (-589 yen uang receh di rumah)
Halaman 7
- Wanita itu membawaku ke restoran keluarga...
Halaman 8
- Dengar, bocah.
- Di dunia ini, uang adalah segalanya.
- Dengan uang, kamu bisa makan sebanyak yang kamu mau.
- Orang miskin cocoknya makan doria ala Mino.
- Ayo, makan saja tanpa ragu.
Halaman 9
- Hah!?
- Ke...kenapa kamu menangis?
- Sudah lama nggak makan makanan hangat?
- Aku bukan ngasih makan karena baik hati, tahu!
- Dasar bodoh...!
- Ini bisnis, paham!?
- Itu juga masuk utang!
- Utang tersisa: 4.999.851 yen (+300 yen doria)
Halaman 10
- #5
- Dalam perjalanan pulang dari restoran keluarga...
Halaman 11
- Hei, bocah.
- Orangtuamu sudah pulang, kan?
- Baiklah, saatnya menagih utang penuh...
- Apa? Terima kasih sudah berhenti merokok...?
- Itu demi kesehatanku!
- Bukan demi kamu...!
Halaman 12
- Ketika aku kembali ke rumah...
Halaman 13
- Saya Busujima dari ONIZUKA Finance.
- YOKOMINE-san, ayo kita bahas soal pelunasan utangmu.
- ...eh, kamu siapa?
- Kamu juga dari bisnis yang sama ya?
- Penghuni di sini sudah kabur malam-malam.
- Hah...? Meninggalkan anaknya?
- Anaknya...? Oh...
Halaman 14
- Bagus, ayo kita kerja sama.
- Kalau kita gunakan anak itu sebagai umpan...
- Kita bisa peras banyak uang!
- ...
Halaman 15
- Orang-orang menakutkan mengejar saya...!
Halaman 16
- Hei, kalian mau ke mana?
- Mau ambil semua utang sendiri ya, dasar!
- Lari! Cepat lari!!
- Ah, sudah cukup!
- Anak ini lambat sekali!
- Naik ke punggungku, aku akan menggendongmu!
Halaman 17
- 8#
- Dibawa naik mobil oleh kakak...
Halaman 18
- Anak kecil.
- Jangan remehkan kami, lintah darat.
- Kami tidak pilih cara untuk menagih utang.
- Bahkan kalau lawannya anak-anak, kami tidak akan ragu.
Halaman 19
- "Terima kasih sudah menolong"...!?
- B-bukan karena aku peduli sama kamu!
- Aku hanya ingin ambil semua utangnya sendiri!
- Jangan ganggu aku saat sedang mengemudi!
- Dan naik mobil ini juga tidak gratis!
- Utang tersisa: 5.002.851 yen (+3.000 yen biaya transportasi, dihitung dari jarak tempuh)
Halaman 20
- ♣
- Setelah kita berhasil kabur...
Halaman 21
- Dengar, anak kecil.
- Hanya karena orang tuamu meninggalkanmu...
- Bukan berarti aku punya kewajiban mengurusmu.
- Berusahalah untuk bertahan hidup.
- Sampai jumpa.
Halaman 22
- !?
- T-tunggu, jangan pergi!
- Jangan menangis, laki-laki tidak boleh menangis!
- ...baiklah, aku mengerti...
- Tapi kalau kamu ketakutan saat bersamaku, jangan salahkan aku...
- Utang tersisa: 5.002.851 yen
Halaman 23
- Dibawa ke tempat kerja kakak...
Halaman 24
- Kantor Onizuka Finance
- Yokomine kabur dari utang!?
- Anak yang di belakang itu... apakah dia anaknya Yokomine?
- Bos Onizuka...! Ah, maksud saya... hmm...
- Dia adik laki-laki saya!
- Dia ingin melihat pekerjaan kakaknya...
- Rajin sekali kamu, nak!
- Perhatikan baik-baik bagaimana kita memeras utang dari Yokomine!
- Sisa utang: 5.002.851 yen
Komentar
0