#コメディ#異世界#ファンタジー
惑星のかけら
第15話 不思議の遺跡 その3
30
Tanggal posting: 2024.11.24

Deskripsi karya

女の子が主人公の異世界冒険ファンタジーです。 コメディ時々シリアス。

Komentar

0

Dialog dalam karya ini

Halaman 1

  • ◇Bab 15◇ Reruntuhan Misterius Bagian 3 Karya: Morinagu

Halaman 2

  • Wah, kita muncul di ruangan yang penuh patung batu, ya.
  • Sepertinya ada pintu di bagian dalam, tapi...

Halaman 3

  • Pintunya sepertinya tidak mau terbuka...
  • Hmm... ada sesuatu yang tertulis di sini.
  • Sepertinya ini bukan ruangan dengan kunci biasa, tapi lebih mirip ruang teka-teki.
  • Mungkin seluruh ruangan ini adalah kuncinya, dan jika kita menjawab pertanyaannya dengan benar, pintunya akan terbuka.

Halaman 4

  • Monyet di atas burung pegar, burung pegar di samping anjing. Anjing di bawah matahari.
  • Di antara malam dan pagi, bulan tenggelam dan muncul di permukaan air.
  • Cahayanya tiga merah, dua biru.
  • Hmm… ini sepertinya bakal merepotkan.
  • Pertama-tama, kita gerakkan patung batunya... mungkin?

Halaman 5

  • Hei, apa yang kalian lakukan?!

Halaman 6

  • Fiuh...
  • Terbuka!!
  • Mereka benar-benar mengabaikan teka-tekinya!!

Halaman 7

  • Astaga! Aaaah!

Halaman 8

  • Sudah kuduga akan jadi begini.
  • Sihir Melayang Liz.
  • Soalnya mereka berdua itu benci teka-teki, sih.

Halaman 9

  • Yah, kalau memang sedang buru-buru, mereka bisa diandalkan sih.
  • Iya, iya.
  • Tapi yah, dalam kasus ini, mungkin masih ada mekanisme lain, atau mungkin ada Item Kunci.
  • Mungkin lebih baik kita tetap pecahkan teka-tekinya, ya.

Halaman 10

  • Pintunya sepertinya tertutup lagi, jadi pertama-tama, kita gerakkan patung batunya...
  • Ah, saya bantu.
  • (Dalam hati) Apa Kak Allen dan yang lainnya baik-baik saja, ya...
  • Nah... setelah teka-teki yang sederhana ini selesai...

Halaman 11

  • Peti Harta Karunnya muncul...
  • Kira-kira apa ya isinya...?
  • Baiklah, ayo kita buka.

Halaman 12

  • Oke, sudah terbuka.
  • Isinya... hmm...
  • ...Apa ini ya...? Semacam... kepingan...?

Halaman 13

  • Baiklah, ayo kita bawa.
  • Ah, selamat datang kembali... kalian benar-benar babak belur, ya.
  • Kami juga sempat jatuh ke saluran air bawah tanah, lho.

Halaman 14

  • Kak Luna, kalau tidak keberatan, tolong balut lukanya dengan perban medis.
  • Hiks...
  • Ah, baik.
  • Terima kasih atas bantuannya.
  • Malaikat!!